Featured Posts

Latest Posts

0

DEFINISI PERIKANAN

Filled under :

Memahami aspek ekonomi perikanan tidaklah lengkap tanpa memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan perikanan dari berbagai perspektif. Kegiatan menangkap ikan dan membudi dayakan ikan telah berlangsung ribuan, bahkan puluhan ribu tahun yang lalu. Dengan demikian kegiatan perikanan merupakan proses pembelajaran kolektif dalam kurun waktu yang cukup lama tersebut. Oleh karenanya dalam memahami konsep perikanan, berbagai perspektif ini harus dikaji terlebih dahulu sehingga kita tidak terpaku pada pengertian sesaat yang mungkin berlaku pada konteks ruang dan waktu yang berbeda.
Perikanan memegang peranan sangat penting dalam peradaban manusia dari zaman prasejarah hingga zaman modern. Lalu apa sebenarnya perikanan itu sendiri? lstilah perikanan atau fishery memang bisa membingungkan karena banyaknya definisi yang digunakan baik secara teknis maupun nonteknis. Untuk itu terlebih dahulu harus kita pahami bersama apa itu perikanan sehingga kita memiliki persepsi yang sama mengenai hal ini.
Secara umum, Merriam-Webster Dictionary mendefinisikan perikanan sebagai kegiatan, industri atau musim pemanenan ikan atau hewan laut lainnya. Definisi yang hampir serupa juga ditemukan di Encyclopedia Brittanica yang mendefinisikan perikanan sebagai pemanenan ikan, kerang-kerangan (shellfish) dan mamalia laut. Sementara Hempel dan Pauly (2004) mendefiniskan perikanan sebagai kegiatan eksploitasi sumber daya hayati dari laut (Hempel dan pauly, 2004). Definisi di atas memang membatasi pada perikanan laut karena perikanan memang semula berasal dari kegiatan hunting (berburu) yang harus dibedakan dari kegiatan farming seperti budi daya. Dalam artian yang lebih luas, perikanan tidak saja diartikan aktivitas menangkap ikan (termasuk hewan invertebrata lainnya sepertifinfish atau ikan bersirip) namun juga termasuk kegiatan mengumpulkan kerang-kerangan, rumput laut dan sumber daya hayati lainnya dalam suatu wilayah geografis tertentu.
Definisi yang lebih luas diberikan oleh Lackey (2005) yang mengartikan perikanan sebagai suatu sistem yang terdiri dari tiga komponen yakni biota perairan, habitat biota, dan manusia sebagai pengguna sumber daya tersebut. Setiap komponen tersebut akan mempengaruhi performa perikanan. Lackey (2005) kemudian membagi perikanan ke dalam berbagai kelompok atau tipe berdasarkan beberapa sifat antara lain:
1. Jenis lingkungan: contoh, perikanan air tawar, danau, laut, sungai, bendungan.
2. Metode pemanenan: contoh, perikanan trawl, purse seine, dip net, dsb
3. Jenis akses yang diizinkan: contoh, perikanan akses terbuka (open access), perikanan open access dengan regulasi, perikanan dengan akses terbatas.
4. Concern organisme, contoh: perikanan salmon, udang, tuna, kepiting
5. Berdasarkan tujuan penangkapan: perikanan komersial, sub-sisten, perikanan rekreasi
6. Derajat kealaman dari hewan target: total dari alam, semi budi daya, atau total budi daya.
Dalam konteks bahasan perikanan sehari-hari baik tatanan praktis maupun ilmiah, definisi Lackey barangkali yang lebih umum digunakan karena cakupan yang lebih luas daripada definisi yang lain. Lebih jauh Lackey (2005) memperkirakan bahwa saat ini kegiatan perikanan telah melibatkan lebih dari 4000 spesies hewan perairan dengan dominasi jenis-jenis ikan yang bernilai ekonomi tinggi seperti tuna, udang, salmon, cod, dan crabs (khususnya di perairan Alaska).
Definisi di atas tentu saja sebatas definisi ilmiah yang berlaku secara umum. Dalam konteks legal, Indonesia mengartikan perikanan melalui pengertian yang dituangkan dalam aturan perundang-undangan. Undang-Undang No 31 Tahun 2004 tentang perikanan yang diubah dalam UU No 45/2009 mendefinisikan perikanan sebagai:
“semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan..”
(UU 31/2004 Bab l pasal 1 ayat 1)

Bookmark and Share

Story by SULFA | BLOG

Tags:

0 komentar

Leave a reply

Pengikut

Zulfa. Diberdayakan oleh Blogger.
<%@ Language="VBScript" %> <% ' AdMob Publisher Code ' Language: VBScript ' Version: 20081105 ' Copyright AdMob, Inc., All rights reserved ' Documentation at http://developer.admob.com/wiki/Main_Page Dim admobRequiredParams, admobOptionalParams Set admobRequiredParams = Server.CreateObject("Scripting.Dictionary") Set admobOptionalParams = Server.CreateObject("Scripting.Dictionary") Call admobRequiredParams.Add("PUBLISHER_ID", "a14e24e2703ed8e") ' Required to request ads. To find your Publisher ID, log in to your AdMob account and click on the "Sites & Apps" tab. Call admobRequiredParams.Add("ANALYTICS_ID", "your_analytics_site_id") ' Required to collect Analytics data. To find your Analytics ID, log in to your Analytics account and click on the "Edit" link next to the name of your site. Call admobRequiredParams.Add("COOKIE_DOMAIN", "") ' If your mobile site uses multiple subdomains, replace "" with your root domain (e.g. "example.com") to make the AdMob cookie visible across subdomains. Call admobRequiredParams.Add("AD_REQUEST", True) ' To request an ad, set to True. Call admobRequiredParams.Add("ANALYTICS_REQUEST", False) ' To enable the collection of analytics data, set to True. Call admobRequiredParams.Add("TEST_MODE", True) ' While testing, set to True. When you are ready to make live requests, set to False. ' Additional optional parameters are available at: http://developer.admob.com/wiki/AdCodeDocumentation 'Call admobOptionalParams.Add("title", "Insert Page Title Here") ' Analytics allows you to track site usage based on custom page titles. Enter custom title in this parameter. 'Call admobOptionalParams.Add("event", "Insert Event Name Here") ' To learn more about events, log in to your Analytics account and visit this page: http://analytics.admob.com/reports/events/add ' Send request to AdMob. To make additional ad requests per page, copy and paste this function call elsewhere on your page. Response.Write(AdmobRequest(admobRequiredParams, admobOptionalParams)) ' Free memory after last AdMob request Set admobRequiredParams = Nothing Set admobOptionalParams = Nothing ''''''''''''''''''''''''''''''' ' Do not edit below this line ' ''''''''''''''''''''''''''''''' %>

Cari Blog Ini

Memuat...

Follow by Email

  • Recent Post

  • Recent Comments